Archive

Archive for the ‘Gagas’ Category

Beasiswa MERAPI: Satu AYAM Satu ANAK

January 15, 2011 4 comments

Beasiswa MERAPI
oleh Gunawan Julianto

Donasi beasiswa u/ anak2 bermacam bentuknya. Ada yg diwujudkan barang ada yg berupa uang tunai yg kemudian dikelola si penerima, dll.

Tlatah Bocah menginisiasi beasiswa yg sedikit unik, yakni memberikan anak-anak Merapi berupa ayam kampung siap telur.

KENAPA?

Ayam sangat dekat dg kehidupan dusun. Hampir setiap keluarga mempunyai piaraan ini. Disamping harganya murah, pemeliharaannya cukup praktis. Cukup dipanggil “kuuurr…kuuurrr..kuuur..” pasti mendekat krn saat itulah makanan sdh disajikan pemiliknya.

Tlatah Bocah mengajak siapa saja berpartisipasi ikut program 1 anak 1 ayam u/ anak2 Merapi. Anak kelas 4 – 9 akan mendapatkan 1 ayam kampung indukan siap bertelur dan mereka memeliharanya. Hal ini mengajari anak: bertanggung jawab, merawat hewan, & menabung.

BAGAIMANA CARANYA?

1. Beasiswa berupa hibah paket 1 ayam + perawatannya Rp 150.000,-
2. Partisipan sukarela mendonasikan sejumlah uang untuk program tersebut,
3. Apabila donasi setiap partisipan kurang / lebih dari nilai tsb diatas, akan digabungkan dg partisipan lain,
4. Penerima hibah adalah anak-anak kelas 4-9 di lereng Merapi (1 ayam kampung siap telur) dan ketua RT/kepala dusun setempat (1 ayam jantan)
5. Pemberian hibah dilakukan setelah terkumpul sejumlah donasi sesuai jumlah anak kelas 4-9 di satu dusun,
6. Dusun yang dipilih dimulai dari dusun yang sedikit jumlah anak usia penerima hibah dan diprioritaskan dusun yang paling dekat dg lereng merapi serta akses terpencil dibanding yang lain,
7. Anak wajib memelihara dan merawat ayam indukan tersebut untuk berkembang biak, ketua RT/kepala dusun wajib merawat ayam jantan dan mengawasi perkembangan ayam-ayam hibah di RT/dusunnya.
8. Anak memberikan 2 anak ayamnya untuk dipelihara anak lain di dusun lain (bergulir)

Saat ini 16 teman2 kecil di Dusun Ngandong, Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang mendapatkan paket hibah kolekti kawan2 dari Pulau Nunukan, Kalimantan (dekat Malaysia).

Ayo siapa mau berpartisipasi? Berapapun donasi Anda, akan sangat bermanfaat bagi pembelajaran anak. Masih ada anak-anak dari 19 dusun lain yang siap mensukseskan program ini. Bagaimana dengan Anda?

Program ini tdk murni dr gagasan kami namun merupakan rangkuman dr apa yg telah banyak dilakukan kawan2. Tidak ada hak cipta disini. Kawan2 dpt pula berperan dengan meneruskan ide program ini pada kawan lain, dapat mengaplikasikannya pada lingkungan sendiri.

Mari bergerak bersama, membangun negeri dengan hal kecil.

INFO:
Facebook: Tlatah Bocah
Email: TlatahBocah@gmail.com
Twitter: @tlatahbocah
Telpon: 081802723030
Kontak: Gunawan

Sekretariat:
TLATAH BOCAH
d/a Rumah Pelangi
Jl. Talun Km 1 no. 57B Patosan
Muntilan – Magelang 56412

Advertisements
Categories: Gagas

Ultralight Pengganti Burung Penyebar Biji

December 21, 2010 5 comments

Ultralight Pengganti Burung Penyebar Biji
oleh Bpk. Bambang Mertani

 

Padangpasir berbatu dan yang luas sekali dapat kita lihat sekarang dari halaman rumah mBah Marijan. Melihat kekiri, kanan, atas, bawah tak ada sebatang pohon pun yang berdiri. Rumpun bambu semua rebah dan mengering. Sangat menyedihkan melihat pemandangan ini. Banyak orang yang merasa sedih. Beberapa penduduk mulai menanam pohon ditanah bekas rumahnya. Ada juga kelompok yang mulai menanam pohon sepanjang jalan ke Kinahrejo. Tetapi bukit bukit nun jauh disana disekeliling jalur lintasan wedus gembel tetap gersang dan gundul. Tak ada huytan pinus. Tak ada burung beterbangan. Ya burung2 yang membantu penyebaran flora sudah punah bersama habitatnya. Mengharap alam menyembuhkan dirinya sendiri akan makan waktu puluhan bahkan ratusan tahun.

Gersang (sumber: Agus Wiyarto)

Usul untuk semua pecinta Merapi: mari kita hijaukan bukit2 gersang itu. Kumpulkan benih rerumputan, bunga2 liar, buah pinus, bijih sengon dan pohon2 keras lain sebanyak mungkin dan tanam dipadang gundul itu. Menabur dengan berjalan di permukaan tanah akan susah dan memakan waktu lama. Dengan helikopter terlalui mahal. Ada yang punya pesawat ultralite? Atau kita sewa? Mungkin dalam waktu satu minggu penyebaran benih dengan pesawat ringan itu sudah selesai kalau dilakukan dari atas…

Mengangkasa di langit biru (Sumber: http://www.robots.org)

Ini hanya impian saya, tetapi dengan kerjasama rekan2 bukannya mustahil untuk diwujudkan. Selagi masih ada hujan, benih akan mudah tumbuh!

Harapan (sumber: Rudy Wijaya)

Ayo kita hijaukan lagi bukit2 itu.

Bambang Mertani, Gondanglegi, Pakem.

Bila Anda tertarik dengan gagasan ini dan ingin memberikan masukan, Anda bisa menghubungi:
1. Bambang Mertani di bmertani@yahoo.com
2. Sulastama R di rsulastama@gmail.com

Categories: Gagas