Home > Gagas > Ultralight Pengganti Burung Penyebar Biji

Ultralight Pengganti Burung Penyebar Biji

Ultralight Pengganti Burung Penyebar Biji
oleh Bpk. Bambang Mertani

 

Padangpasir berbatu dan yang luas sekali dapat kita lihat sekarang dari halaman rumah mBah Marijan. Melihat kekiri, kanan, atas, bawah tak ada sebatang pohon pun yang berdiri. Rumpun bambu semua rebah dan mengering. Sangat menyedihkan melihat pemandangan ini. Banyak orang yang merasa sedih. Beberapa penduduk mulai menanam pohon ditanah bekas rumahnya. Ada juga kelompok yang mulai menanam pohon sepanjang jalan ke Kinahrejo. Tetapi bukit bukit nun jauh disana disekeliling jalur lintasan wedus gembel tetap gersang dan gundul. Tak ada huytan pinus. Tak ada burung beterbangan. Ya burung2 yang membantu penyebaran flora sudah punah bersama habitatnya. Mengharap alam menyembuhkan dirinya sendiri akan makan waktu puluhan bahkan ratusan tahun.

Gersang (sumber: Agus Wiyarto)

Usul untuk semua pecinta Merapi: mari kita hijaukan bukit2 gersang itu. Kumpulkan benih rerumputan, bunga2 liar, buah pinus, bijih sengon dan pohon2 keras lain sebanyak mungkin dan tanam dipadang gundul itu. Menabur dengan berjalan di permukaan tanah akan susah dan memakan waktu lama. Dengan helikopter terlalui mahal. Ada yang punya pesawat ultralite? Atau kita sewa? Mungkin dalam waktu satu minggu penyebaran benih dengan pesawat ringan itu sudah selesai kalau dilakukan dari atas…

Mengangkasa di langit biru (Sumber: http://www.robots.org)

Ini hanya impian saya, tetapi dengan kerjasama rekan2 bukannya mustahil untuk diwujudkan. Selagi masih ada hujan, benih akan mudah tumbuh!

Harapan (sumber: Rudy Wijaya)

Ayo kita hijaukan lagi bukit2 itu.

Bambang Mertani, Gondanglegi, Pakem.

Bila Anda tertarik dengan gagasan ini dan ingin memberikan masukan, Anda bisa menghubungi:
1. Bambang Mertani di bmertani@yahoo.com
2. Sulastama R di rsulastama@gmail.com

Advertisements
Categories: Gagas
  1. December 26, 2010 at 10:33 pm

    mas Komo… sekedar urun rembug
    1. survai penentuan jenis pohon/tanaman yang cocok untuk penghijauan
    2. para pengunjung lokasi bencana untuk membawa benih pohon. 1man-1tree.
    3. disediakan “kios” penjualan bibit tanaman di sepanjang jalur menuju lokasi
    4. survai lokasi aman yang bisa digunakan untuk penghijauan kemudian ditawarkan kepada pengunjung untuk menanam bibit sendiri atau ditanamkan oleh petugas

    (tulisan saya di kompasiana sedikit membahas hal ini)

  2. doekoen
    December 28, 2010 at 9:16 am

    mbok menowo di nggo usulku ya kang..

    1. buka seluas2nya informasi kepada semua aktivis penggiat alam di Indonesia melalui email, blog, web, koran, tipi,dsb agar mereka tau informasi ini.
    2. minta ke departemen pertanian menyalurkan benih2nya seberapapun adanya.
    3. bikin acara akbar dengan tema “Merapi Bangkit” atau apalah judulnya yang mengundang semua kalangan tidak terbatas untuk menyumbang bibit apapun jenisnya…..dengan posko bantuan mirip waktu bencana tapi ini bibit yang di sumbang…..

    sementara kui sek kang…..ora dinggo ora popo sante ae…..

  3. no one
    January 1, 2011 at 4:10 pm

    sekedar usulan, mungkin bisa dipertimbangkan. mungkin bisa dikaji untuk tanaman yang cocok sebagai perintis. kayu keras asalkan jangan pinus maupun akasia, tapi kalau langsung tanam kayu keras apakah struktur tanah yang sekarang sudah stabil? kalau bisa mencari tumbuhan yang dulunya memang ada di merapi dan asli merapi bukan spesies introdus.
    terima kasih

  4. August 28, 2014 at 11:04 pm

    mantap,mimpi kami punya helikopter,ada yang lebih praktis,salam lestari

  1. December 23, 2010 at 8:46 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: