Home > Psikologi Bencana > Bantuan Psikologis Awal

Bantuan Psikologis Awal

Apa itu Bantuan Psikologis Awal?
Bagaimana Anda Bisa Membantu Penyintas

Apa itu Bantuan Psikologis Awal?
Suatu cara praktis untuk memberikan dukungan emosional yang dilakukan segera setelah terjadinya peristiwa traumatik (bencana, kekerasan, kecelakaan dsb.) dari orang-orang disekitar penyintas dengan tujuan untuk melindungi dari dampak negatif lebih lanjut.

Siapa yang Bisa Memberikan Bantuan Psikologis Awal?
Masyarakat awam dan bukan praktisi kesehatan mental. Mereka bisa keluarga, sahabat, relawan atau siapapun yang bertugas saat tanggap darurat.

Siapa yang Membutuhkan Bantuan Psikologis Awal?
Mereka adalah penyintas (orang yang mengalami peristiwa traumatik), keluarga penyintas, petugas respon bencana, saksi mata, wartawan, pendamping penyintas dsb.

Bagaimana Melakukan Bantuan Psikologis Awal?
1. Jalin Komunikasi
Mulai dengan sopan & peka budaya. Dengarkan cerita mereka. Biarkan cerita mengalir sendiri dan tidak memaksa penyintas untuk bercerita. Hindari:
“bisa bapak/ibu ceritakan apa yang terjadi?”,
“bagaimana perasaan bapak/ibu?”

2. Berikan Perlindungan
Jauhkan dari bahaya/lokasi bencana/ pemandangan yang traumatis. Sediakan tempat yang aman. Temani jika ia cenderung ingin melukai dirinya sendiri.

3. Menenangkan
Penyintas mungkin panik,kehilangan arah atau sulit mengendalikan emosi. Dengarkan dan respon dengan kalimat menenangkan seperti:
“wajar kalau ibu/bapak marah”, “Kamu bias menangis jika membuat kamu lebih tenang”.
Anda juga bisa meminta penyintas untuk mengatur nafas, relaksasi atau mengajaknya beribadah.

4. Penuhi kebutuhan praktisnya
Berikan air minum/makanan, obati jika ia sakit/terluka, sediakan pakaian dan tempat untuk istirahat.

5. Hubungkan dengan sumber dukungan sosialnya
Jaga agar penyintas berada dalam keluarga/orang yang dapat ia percaya. Pertemukan kembali penyintas yang terpisah dengan keluarganya.

6. Berikan informasi
Berikan informasi yang akurat mengenai hal yang ditakutkan. Katakan bahwa rasa sedih, marah dsb.setelah peristiwa yang dialaminya adalah wajar.

7. Hubungkan dengan penyedia layanan
Tentu anda tidak bisa memenuhi semua kebutuhan penyintas sendiri tetapi anda bisa memberikan informasi lembaga/penyedia layanan yang bias memenuhi kebutuhan mereka akan:
makan/minum, pakaian, obat-obatan, tempat aman/istirahat atau lembaga rujukan masalah psikologis

Sumber: http://pulih.or.id/materi.html

Advertisements
Categories: Psikologi Bencana
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: