Home > Berita Merapi > Erupsi Merapi dan Rekomendasi PVMBG 5 November 2010

Erupsi Merapi dan Rekomendasi PVMBG 5 November 2010

Erupsi Merapi dan Rekomendasi PVMBG
5 November 2010

Gambar 1. Gunung Merapi mengeluarkan awan panas atau wedhus gembel yang membubung tinggi hingga terlihat di Deles, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (4/11/2010). (Sumber: Kompas)

Letusan eksplosif Gunung Merapi sepanjang Kamis (4/11) pukul 23.00 hingga Jumat petang memeras air mata penduduk DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Peristiwa itu sangat mencekam, mengacaukan, dan membawa korban tewas 64 orang, puluhan sapi mati, serta belasan rumah terbakar akibat awan panas atau runtuh akibat banjir lumpur. Hingga pukul 23.00 semalam (5/11/2010) , tercatat jumlah korban meninggal dunia 64 orang, semuanya penduduk Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, dan luka-luka 77 orang. Sejumlah sapi mati terbakar serta sejumlah rumah terbakar dan rusak. (Sumber: Kompas, 6/11/2010)

Sehubungan masih letusan itu dan tingginya aktivitas vulkanik G. Merapi dan status masih ditetapkan pada level Awas, maka PVMBG pada tanggal 5 November 2010 merekomendasikan 5 hal sebagai berikut:
1. Agar dilakukan penyelidikan abu gunungapi yang dapat berpotensi mengganggu jalur penerbangan dari dan ke Lapangan Udara Internasional Adisucipto di Yogyakarta.

2. Tidak ada aktivitas penduduk di daerah rawan bencana III, khususnya yang bermukim di sekitar alur sungai (ancaman bahaya awanpanas dan lahar) yang berhulu di G.Merapi sektor Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat dan Baratlaut dalam jarak 20 km dari puncak G. Merapi meliputi, K. Woro, K. Gendol, K. Kuning, K. Boyong, K.Bedog, K. Krasak, K. Bebeng, K. Sat, K. Lamat, K. Senowo, K. Trising, dan K. Apu.

Daerah yang termasuk dalam radius 20 km ditunjukkan oleh peta di bawah ini.

Gambar 2. Peta Zonasi Bahaya (20 km) Dari Puncak Merapi
untuk peta detil silahkan donload di Peta High Resolution
(Sumber: http://geospasial.bnpb.go.id/)

Di dalam radius 20 km, terdapat daerah yang direkomendasikan untuk dievakuasi. Peta desa yang harus di evakuasi ditunjukkan di gambar 3, sedangkan nama desanya sebagai berikut :

a. Wilayah Kabupaten Sleman:
1). Glagaharjo (semua dusun)
2). Kepuharjo (semua dusun)
3). Umbulharjo (semua dusun)
4). Hargobinangun (Kaliurang Timur, Kaliurang Barat, Boyong, Ngipikasri, Banteng, Sumberan, Sambi)
5). Pakembinangun (Sambi, Padokan, Duwetsari)
6). Purwobinangun (semua dusun)
7)Girikerto (Ngandong, Nganggring, Keloposawit, Kemiri Kebo, Sukorejo, Pancal).
8). Wonokerto (Tunggularum, Gondoarum, Sempu, Balerante)


Gambar 3. Peta Desa dalam Zona Ancaman Merapi (Radius 20 km)
untuk peta detil silahkan donload di  Peta High Resolution
(Sumber: http://geospasial.bnpb.go.id/)

b. Wilayah Kabupaten Magelang:
1)Kaliurang (semua dusun)
2)Kemiren (semua dusun)
3)Kamongan (semua dusun)
4)Nglumut (semua dusun)
5)Ngablak (semua dusun)
6)Ngargosoka (semua dusun)
7)Srumbung (Ngepos, Cabe Kidul, Cabe Lor)
8)Mranggen (Kalisari, Salamsari, Grogolsari, Mranggensari, Rejosari)
9)Tegalrandu (Pule, Jengkol, Tegalrandu, Losari, Ngelo)
10)Keningar (semua Dusun)
11)Ngargomulyo (semua dusun)
12)Kalibening (semua dusun)
13)Sumber (semua dusun)
14)Krinjing (semua dusun)
15)Mangunsoko (semua dusun)
16)Paten (semua dusun)
17)Sengi (semua dusun)

c. Wilayah Kabupaten Boyolali:
1). Tlogolele (semua dusun)
2). Jrakah (semua dusun)
3). Klakah (semua dusun)

d. Wilayah Kabupaten Klaten:
1). Tegalmulyo (semua dusun)
2). Sidorejo (semua dusun)
3)Balerante (semua dusun)
4)Kendalsari (semua dusun)

3. Masyarakat di sekitar G. Merapi agar senantiasa mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten setempat dalam upaya penyelamatan diri dari ancaman bahaya erupsi G. Merapi.

4. Untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya kawasan landaan awanpanas, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat.

5. Masyarakat diminta tidak panik dan terpengaruh dengan isu yang beredar mengatasnamakan instansi tertentu mengenai aktivitas G. Merapi dan tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat yang selalu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Melihat status Merapi yang masih level AWAS, mohon kiranya teman-teman yang berada atau yang mempunyai keluarga di radius itu untuk menaaati rekomendasi PVMBG di atas dan memperhatikan peta yang dikeluarkan oleh BNPB.

Sumber:
1. http://www.vsi.esdm.go.id/
2. http://geospasial.bnpb.go.id/
3. http://www.kompas.com

Advertisements
Categories: Berita Merapi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: