Home > Aktivitas Merapi > Aktivitas Merapi 5 November 2010

Aktivitas Merapi 5 November 2010

Aktivitas Merapi 5 November 2010

Laporan aktivitas G. Merapi tanggal 5 November 2010 pukul 00:00 sampai dengan pukul 24:00 WIB.

I. Hasil Pemantauan

a. 00:00-06:00 WIB erupsi masih berlangsung dengan intensitas yang tinggi. Rentetan awanpanas masih terus berlangsung sepanjang dini hari sampai pagi ini.
b. Pukul 06:00-14:00 WIB erupsi masih berlangsung dengan intensitas yang tinggi. Rentetan awanpanas masih terus berlangsung sepanjang pagi hingga siang ini.
c. Pukul 14:00-19:00 WIB, erupsi G. Merapi masih terjadi dengan intensitas yang tinggi. Rentetan awanpanas masih terus berlangsung sepanjang siang sampai malam ini.Pukul
d. 19:00-24:00 WIB, erupsi G. Merapi masih dan sedang terjadi dengan intensitas yang tinggi. Rentetan awanpanas masih terus berlangsung sepanjang sejak malam hingga tengah malam ini.

Berikut disajikan rangkuman hasil pemantauan terkini, meliputi data pemantauan secara instrumental dan visual.
1. Kegempaan

Berdasarkan hasil pemantauan kegempaan diperoleh jumlah kegempaan sebagai berikut:

Tabel 1. Hasil Pemantauan Kegempaan pada tanggal 5 November 2010

2. Visual

Berdasarkan laporan dari petugas pos pengamatan G. Merapi
2.1 Pukul 00:00-06:00 WIB, semua pos melaporkan bahwa suara gemuruh dapat terdengar pada jarak 30 km dari puncak G. Merapi. Terjadi hujan abu di wilayah Kota Yogyakarta (radius 30 km) dan hujan pasir (radius 15 km).
2.2 Pukul 06:00-14:00 WIB, semua pos melaporkan bahwa G. Merapi tertutup kabut
2.3 Pukul 14:00-19:00 WIB, semua pos melaporkan bahwa G. Merapi tertutup kabut. Terdengar suara dentuman dari Wirobrajan Yogyakarta yang berjarak 30 km dari puncak G. Merapi.
2.4 Pukul 19:00-24:00 WIB, semua pos melaporkan bahwa G. Merapi tertutup kabut. Namun suara gemuruh masih bias terdengar dari jarak 20 km.

II. Awas Lahar

Semakin bertambahnya material erupsi di sepanjang alur sungai yang berhulu dari puncak G. Merapi dan tingginya intensitas hujan di sekitar G. Merapi, maka berpotensi terjadi banjir lahar.

III. Kesimpulan

Berdasarkan hasil pemantauan instrumental dan visual pada 5 November 2010 dari pukul 19:00 WIB sampai dengan pukul 24:00 WIB menunjukkan aktivitas G. Merapi sangat tinggi dengan ditunjukkan adanya awanpanas beruntun. Dengan kondisi tersebut, maka status aktivitas Gunung Merapi masih tetap pada tingkat Awas (level 4). Ancaman bahaya G Merapi dapat berupa awanpanas dan lahar.

Dengan memperhatikan data-data tersebut di atas, maka terhitung tanggal 5 November 2010 Pukul 01:00 WIB, wilayah yang aman bagi para pengungsi diubah dari di luar radius 15 km, menjadi di luar radius 20 km dari puncak G. Merapi.

IV. Rekomendasi

Sehubungan masih tingginya aktivitas vulkanik G. Merapi dan status masih ditetapkan pada level Awas, maka direkomendasikan sebagai berikut:
1. Agar dilakukan penyelidikan abu gunungapi yang dapat berpotensi mengganggu jalur penerbangan dari dan ke Lapangan Udara Internasional Adisucipto di Yogyakarta.
2. Tidak ada aktivitas penduduk di daerah rawan bencana III, khususnya yang bermukim di sekitar alur sungai (ancaman bahaya awanpanas dan lahar) yang berhulu di G. Merapi sektor Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat dan Baratlaut dalam jarak 20 km dari puncak G. Merapi meliputi, K. Woro, K. Gendol, K. Kuning, K. Boyong, K. Bedog, K. Krasak, K. Bebeng, K. Sat, K. Lamat, K. Senowo, K. Trising, dan K. Apu.
3. Segera memindahkan para pengungsi ke tempat yang aman di luar radius 20 km dari puncak G. Merapi.
4. Masyarakat di sekitar G. Merapi agar senantiasa mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten setempat dalam upaya penyelamatan diri dari ancaman bahaya erupsi G. Merapi.
5. Untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya kawasan landaan awanpanas, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat.
6. Masyarakat diminta tidak panik dan terpengaruh dengan isu yang beredar mengatasnamakan instansi tertentu mengenai aktivitas G. Merapi dan tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat yang selalu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Sumber: http://www.vsi.esdm.go.id/

Advertisements
  1. Pakde Darier
    November 6, 2010 at 7:56 am

    Semoga sdku semua dpt tetap tenang dan sabar.. Betapapun beratnya, mari kita hadapi bersama.. InsyaAllah semua mnjadi semakin ringan dan sgr berakhir dg menyenangkan.. Amin

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: